Kritik Sosial Anggun melalui Lagu Year of The Snake

Written By Agung Setiawan on Senin, 18 Juli 2011 | 3:18 PM

Anggun
Memiliki album terbaru Anggun bertajuk echoes rasanya mendapatkan siraman bathin melalui lirik - lirik dan makna dibalik semua lagunya. Pada kesempatan ini saya tidak akan membahas satu persatu semua lagu dialbum ini. Dari semua lagu yang indah dalam album ini, ada satu lagu yang sering bahkan selalu saya putar ulang. Lagu tersebut berjudul Year of the snake.

Sarat dengan kritik, emosi dan tumpahan bathin sang pencipta lagu serta alunan suara yang penuh penghayatan, membawa lagu ini seperti “magis” bagi pendengarnya. Termasuk Saya, yang selalu terbawa emosi saat mendengarkan lagu ini. Sesuai judulnya yang berarti tahun ular, lagu ini bercerita mengenai kejadian pada tahun 2001 dimana terjadi tragedi yang menggemparkan yaitu runtuhnya menara kembar World Trade Center.

Anggun begitu hebat menumpahkan uneg-uneg dan kekecewaannya terhadap kejadian pada tahun tersebut melalui lirik yang indah, lugas, dan membuat kita terbawa kembali mengingat tragedi tersebut dan dampak yang kita rasakan sampai sekarang.

Never into predictions

Don’t trust the weatherman

Everything gets my emotions

Go up or down the drain

Hidden stories to be told

These lines in our hands

If everything’s already written

Don’t tell me how it ends

Faces come and then they go

Leaving scars or smiles

Wounds can heal but still the echoes

Lingering inside

Remembered hitting the new low

Living in a lie

And you’re one of the worst I know

That happened in my life

Rising

Learning from our mistakes

From that year of the snake

When everything turned into heartbreak

Rising

Even if the ground shakes

In that year of the snake

Don’t waste your time because life won’t wait

Didn’t know it was serious

Should’ve seen the signs

Paying for our recklessness

The war of nerves begun

Do we know our friends and foes?

When they tell a lie

Tell me how to sleep at night

With eyes open wide

Don’t believe all you hear

There’re devils in disguise

Don’t let anyone crush your dreams

Your hands can touch the sky

Speak the truth and be sincere

Let God be your guide

Trust your heart don’t feed your fears

And love will never die

anggun echoes
Ini lagu yang cukup personal menurut saya bagi Anggun, namun lagu ini memiliki nilai universal. Semua orang yang mendengarkan akan merasakan dan berpikir hal yang sama dimana saat itu kita mengalami guncangan dahsyat.

Kritikan dilontarkan dengan sangat piawai mengenai dampak dari tragedi tersebut. Kata-kata seperti Wounds can heal but still the echoes (luka yg dapat disembuhkan namun tetap meninggalkan trauma). Hal tersebut memang benar, kebanyakan orang mungkin bisa melupakan tragedi tersebut, namun trauma yang dialami oleh mereka yang langsung maupun tidak langsung mengalami tragedi tersebut tentunya masih terasa sampai saat ini.

Bahkan dampaknya sangat terasa sekali terutama bagi dunia islam, dan secara personal dilontarkan anggun melalui ceritanya lewat lagu ini dimana salah satu yang menghambat karir bermusik Dia di Amerika pada saat itu adalah karena adanya sentiment terhadap islam. yang notabene-nya adalah Anggun sebagai seorang muslim, membuat jadwal peluncuran album ke-2 nya yang bertajuk Chrysallis dibatalkan.

Namun yang membuat saya selalu terharu saat mendengarkan lagu ini melalui refrain-nya dimana anggun bersenandung: Rising learning from my mistake, from that year of the snake, when everything turn into heartbreak -Bangkitlah, belajar dari kesalahan dari tahun ular (2001) saat semuanya berubah menjadi sakit hati-. Rising, even if the ground shakes. In that year of the snake, don’t waste your time because life won’t wait –Bangkitlah, meski bumi berguncang dalam tahun ular (2001), jangan sia-siakan waktu karena hidup tidak akan menunggu (Kita harus selalu bekerja keras)-.

Syair-syair tersebut serasa tidak menggurui, bahkan terkesan lebih mengayomi. membuat kita yang mendengarkan terbawa emosi dan kilas balik pada saat saat dimana kita merasa jatuh dan berusaha bangkit untuk menjadi lebih baik.

Lirik lain yang mempertegas dan menyemangati pendengar lagu ini untuk maju seperti Don’t believe all you hear, there’re the devils in disguise. Don’t let anyone crush your dream, your hands can touch the sky. –Jangan selalu mempercayai semua yang kamu dengar, karena sudah ada setan yang menyamar. Jangan biarkan siapapun menghancurkan impian anda, percayalah tangan anda dapat menyentuh langit (percaya cita-cita kita bisa terwujud)-.

Sebagai orang yang percaya tuhan, anggun juga tidak melulu mengandalkan semua intuisi, spirit, dan materi yang dia miliki dalam membangun mimpinya. dia selalu mengingatkan bahwasanya segala sesuatu yang dimiliki itu semua datang dari tuhan. Percaya apa yang kita lakukan demi kebaikan semuanya akan kembali kepada kita sebagai sesuatu yang baik pula. Biarkan tuhan menjadi penuntun dalam hidup dan percayakan pada kata hati dan jauhi rasa takutmu. karena dengan itu semua, Cinta tidak akan pernah pudar. Speaks the truth and be sincere, let God be your guide. Trus you heart don’t feed your fears, And love will never die…

Begitu cerdas dan jeniusnya kritikan sosial anggun terhadap tragedi tersebut. tanpa menimbulkan kebencian melainkan memberikan semangat akan kebangkitan dari keterpurukan. Oh Anggun… karya karyamu di Album echoes ini begitu sarat syiar. Bahkan Melly goeslaw sendiri pernah berkata, Anggun memberikan syiar yang baik melalui lagu.

Oleh Budi Budi

1 komentar:

Nandang Riswan mengatakan...

Karena itulah alasanya dari dulu sampe saat ini aku sangat mengagumi Anggun

Posting Komentar

Pembaca budiman tolong kolom komentarnya diisi ya Tks before (^_^)